Kamis, 29 Oktober 2009

Senin, 05 Oktober 2009

Liburan Agustus - September yang BAHAGIA

Kisah mengenai liburan,pasti sangat asyik!!!Maka sebagai seorang manusia,saya begitu bahagia waktu berlibur ke kampung halaman untuk berkumpul bersama semua keluaraga yang selalu membuat saya kangen,selain keluarga semua teman dan juga membuat saya kangen dan ingin sekali berkumpul dan membagi pengalaman yang didapatkan masing-masing selama berpisah.

Nah..maka dari itu tak lupa saya akan membagikan sedikit semua aktivitas yang saya mik,ati selama liburan bersama semua orang yang saya Cintai,,,..

Pada tanggal 28 September saya meninggalkan Kota surabaya menuju Timor Leste,tapi sebelumnya saya melewati Kota Kupang.Sesampainya di Kota Kupang saya sangat senang karena jarak menuju Timor Leste sudah sangat dekat dan hanya sehari menempu perjalanan sudah sampai.Tapi kesialan menghampiri saya...sesampainya Di kupang saya menginap di Rumah Saudara yang tinggal,karena dalam keadaan sakit,saya tidak bisa berangkat paginya karena Travel sudah duluan jalan karena saya bangun telat.Tapi saya tetap sabar dan menunggu hari berikutnya...eh...ternyata akhirnya datang Juga...dan saya pun hanya mengucapkan Terima Kasih n sampai jumpa pada Suadara untuk bisa melanjutkan perjalanan menuju Timor Leste...

Dlam perjalanan,karena sakit saya hanya bisa tidur dan menanti sampai kapan akan sampai di Timor Leste....Ehh..ternyata pada sore harinya Tibalah di Timor Leste dan saya begitu bahagia karena sampai dengan selamat dan bisa berkumpul dengan Keluarga tercinta...

Pada tanggal 26-27 saya beserta saudara memdirikan tenda untuk persiapan resepsi pernikahan Kakak yang paling tertua.setelah selesai semuanya datanglah hari pernikahan Kakak yaitu tanggal 28 September 2009,Hari itu adalah hari yang sangat bahagia,karena selama berpisah sama keluarga baru kali itu saya bisa bersenang - senang bersama semua keluarga.Waktu itu semuanya menikmati acara Pesta sampai pagi.

Setelah melewati hari itu..ada lagi kegiatan yang sangat saya Cintai dan saya suka,yaitu adanya kompetisi sepak Bola di distrik Saya,eh...Sebenarnya hanya pengen Nonton...( sory pamer lagi nieee)Tapi saya dipanggil buat mengkomentari pertandingan yang berlangsung,karena begitu rame karena komentar saya..akhirnya saya dimasukkan menjadisalah satu pengurus dan saya begitu bahagi...Mulai dari situ saya selalu hadir di Stadion tiap seore untuk menjadi komentator..dan setelahselesai saya dibayar U$ 10,lumayan buat uang rokok.

Setelah selesai Kompetisi sepak Bola,Saya harus siap-siap pergi ke Desa untuk menghadiri acara peresmian Rumah Adat..wahhhh yang ini paling menyenangkan dan membuat saya bahagia karena bisa bertemu sama semua Family se Rumah Adat....setelah melewati empat hari bersama semua family saya besrta Jeluarga balik ke Rumah di Gleno.

Tapi tidaj sampai disini aja...ada lagi kegiatan, nah kegiatan ini sangatlah sederhana yaitu acara pernikahan Saudari sepupu saya.Malam itu merupakan hari bahagia sekaligus hari tersedih,karena sang saudari Sepupu hari pergi meninggalkan Kami sekeluarga......

Stelah melewati semua kegiatan itu,saya benar-benar merasa capeh yang penuh dengan kebahagian..dan akhirnya sampailah waktunya untuk balik ke Indonesia,karena ada hal yang sangat penting yang harus diselesaikan dulu......apa itu...adalah hal yang sangat saya tunggu2 selama perjuangan saya sebagai pelajar di Negri seberang........WISUDA....

Kamis, 01 Oktober 2009

Teknologi rumah tahan gempa cepat bangun

Teknologi yang biasa dikembangkan oleh berbagai pihak sebagai solusi rumah cepat bangun, biasa dibuat dari konstruksi sederhana dengan jenis bahan struktur konstruksi ringan dan penutup atap dan dinding yang ringan pula. Struktur penyangga rumah sederhana cepat bangun bisa dibuat dari rangka besi, kayu, maupun bambu. Pada prinsipnya rancangan tersebut dapat mempertahankan kekakuan struktur serta memiliki fleksibilitas untuk bergerak bersama gempa, serta mempertahankan penutup atap dan dinding pada tempatnya dengan sedikit kerusakan.


Tips untuk menata furniture dan aksesori rumah agar tetap ditempatnya saat gempa terjadi (tidak pecah atau tersebar kemana-mana):

  • Gunakan sekrup yang dapat digunakan untuk melekatkan benda-benda seperti lemari, rak buku dan sebagainya ke dinding
  • Gunakan sekrup untuk meletakkan benda-benda seperti monitor komputer, lampu meja dan sebagainya pada meja
  • Gunakan pengunci pada laci-laci agar saat gempa tidak keluar dan membahayakan penghuni
  • Pastikan bahwa benda-benda tergantung, seperti lampu gantung, chandelier, kipas dibawah plafon, dan sebagainya tergantung dan tertancap dengan baik pada struktur yang kuat
  • Gunakan safety film atau lapisan pengaman kaca untuk melapisi kaca jendela dan pintu sehingga pecahan kaca dapat ditahan oleh lapisan ini

Rabu, 30 September 2009

UMA LULIK OU UMA LISAN


Uma Lisan hanesan sinal ida fundu tebes iha Timor atu ita hotu bele hatene Jerasaun ba jerasaun husi ita idak-idak Nia Familia tomak nebe namkari iha ita Nia rai laran, i mos bele fo valor diak mai ita para bele konhece malu diak liu tan iha ita Nia lisan rasik.

Hanesan Ema Timor oan ida,Hau sente kontente tamba hau iha uma lisan ida ne'ebe bele hatudu dalan mai hau atu lao tiuir beila sira Nia hanorin.I ho Uma lisan ne'e mos hau bele konhece ema hotu neb mak sai husi fatin ida deit ( Uma Lisan Ida ).

Kamis, 20 Agustus 2009

Liverpool raih kemenagan pertama di Matc day ke 2 Liga Inggris

Setelah kalah di laga pertama ( 1 : 2 ) lawan Spurs musim ini, The Reds kembali ke trek dengan meraih kemenangan. Benitez pun memainkan para pemain mudanya termasuk Emiliano Insua, Daniel Ayala dan pemain baru Glen Johnson di lini belakang. 

Jamie Carragher memimpin di sektor tengah lini belakang. Johson dan Insua mampu berkreasi di kedua sisi saat Liverpool mencetak dua gol di babak pertama dan dua gol lagi di babak kedua. 

Meski serangan menghasilkan banyak go, Benitez juga senang dengan performa lini belakang skuadnya. "Saya merasa sangat senang karena kami dapat cleen sheet," ujarnya seperti dilansir Sky Sports. 

Fernando Torres sudah membuka kemenangan The Kop pada menit keempat. Tiga gol Liverpool lainnya dicetak oleh Johnson di babak pertama serta aksi Dirk Kuyt dan David Ngog di paruh kedua.

"Kami tahu itu sangat penting mencetak gol awal dan kemudian mengubah pertandingan. Jadi kami dapat melanjutkan rencana pertandingan yang sama dan gol kedua sangat penting karena mereka perlu terus ke depan," ujarnya. 

Benitez juga gembira dengan aksi pemain baru Johnson yang mencetak gol di debutnya di kandang. "Kami menginginkan pemain dengan kualitas mencetak gol dan menciptakan gol," ungkap pelatih asal Spanyol.
Ayala juga melakukan debutnya di Anfield setelah sempat bermain saat The Reds dikalahkan oleh Tottenham Hotspur akhir pekan kemarin. Meski sering tampak gugup namun Benitez puas dengan aksi pemain berusia 18 tahun ini. 

"Kadang di tampak sedikit gugup tapi ini pertama kalinya pertandingan Premier League di Anfield bagi seorang pemain muda tidaklah muda. Dia mendapatkan sedikit pengalaman sekarang," ujarnya. 

Meski pun Benitez puas dengan performa pemain mudanya dan juga lini belakang tapi dia tetap akan mendatangkan pemain baru. Ia siap membawa bek Yunani Sotirios Kyrgiakos dari AEK Athens dengan harga 2 juta poundsterling. 

Mantan bek Rangers itu sedang melakukan tes medis dan dalam 24 jam siap bergabung dengan The Reds. "Kami sudah dekat untuk melakukan kesempatan," tukas manajer Liverpool itu.
Di kutip dari www.detiksport.com

Selasa, 18 Agustus 2009

HOME TOWN

Adez,Pelo,Nuku,Marcos,Ajiu,Ano

Foto waktu liburan di Timor Leste - Gleno Field

Adez,Adi,Pelo,Ano,Nuku,Ajiu,Zinho,Feliz,Nuno

Foto waktu liburan di Timor Leste - Gleno Field

Bermain bola pada sore hari bersama teman2, inilah salah satu hiburan pada saat liburan ke Timor Leste,Pada sore hari selalu berkumpul untuk bermain bola di lapangan sepak bola yang tidak terlalu jauh dari halaman Rumah, Saya begitu senang karena bisa berolahraga bersama teman-teman pada sore hari selain berkumpul sama segenap keluarga yang selalu membuat Saya rindu pada saat kembali ke Surabaya untuk melanjutkan studi saya.

LIBURAN DI KOTA JOGJA

Dalam perjalanan menuju Jogja ( dengan kereta ),dalam benakku,begitu senang karena bisa menikmati liburan bersama teman - teman.LiburanKu ini hanya sekedar untuk refresing mengigat begitu capehnya selama mengerjakan skripsi yang tak memebrikan wajtu sedikitpun untuk Aku santai.

Hmmmm,rencana liburan ini hanya ingin berkumpul sama Kakak (saudara sepupu ) Di Jogja untuk beberapa hari, eh ternyata sesampainya Aku disana, aku begitu senang karena bisa bertemu dengan teman2 sewaktu masih duduk di bangku SMU,Maka muncullah ide2 dari teman2,sekarang saatnya untuk jalan2 di Kota Jogja,langsung Akupun setuju dan tak menyia-nyiakan kesempatan ini,karena kebetulan baru kedua kalinya Aku datang Liburan ke Jogja.

Pada hari pertama, sesampainya disana kita langsung istrihat mengingat tiba di Jogja pada malam hari tepatny pukul 10.20 wit.Pada pagi harinya saya bergegas menuju ke kontrakan Kakak mengigat Kakak terus telefon, sesampainya di kontrakan Kakak saya bersama Kakak dan teman lainnya jalan2 ke Malioboro....Hmmm ramenya Pusat Malioboro membuat Aku ma semua yang jalan2 lupa akan waktu untuk pulang

Pada hari ketiga saya begitu sedih karena tidak bisa jalan2 lagi!!!semua itu karena saya jatuh sakit dan istrihat selama 2 hari..dan merasa sedikit fit pada hari berikutnya saya langsung pulang kembali ke Surabaya..

sedih juga ya,karena liburan tak begitu sempurna karena ada gangguan sakit....ummmm lain kali saya akan lebih hati2,inilah hidup tak senang selalu pada saat kita menginginkan yang lebih baik eh datang yang buruk....

FOTO BERSAMA TEMAN2


FTS UWKS 2008

visit In SURAMADU BRIDGE


                                                              

Foto di depan Rumah.
Inilah halaman rumah yang selalu buat Saya kagen  dan selalu ingin untuk pulang dan berkumpul bersama keluarga.

Jumat, 14 Agustus 2009

Kehidupan Saya di Kota Surabaya

@.Kisah pertama di kota Surabaya.

Pertama kali menginjakkan kaki di kota Surabaya,banyak hal yang terbayang dalam pikiran saya yang selama ini saya bayangkan sebelum datang di Surabaya.
Pada tanggal 20 mei 2005 pada pagi harinya saya beserta saudara sepupu chek in di bandara udara Eltari Kupang, dalam benak saya mengatakan ini pengalaman pertama dalam hidup saya, karena untuk pertama kali naik pesawat terbang ( pesawat penumpanng sebelumnya naik pesawat Hercules rute Kupang – Timor Leste ), setelah semuanya selesai saya dipersilakan diruang tunggu untuk menunggu keberangkatan pesawat,dengan sabar menunggu akhirnya naik juga pesawat dengan tujuan Surabaya.
Sesampainya di Kota Surabaya saya sangat binggung ( dalam hati berkata sekarang mau kemana ),seketika turun dari pesawat saya begitu kagum dengan keadaan bandara udara di kota Surabaya,karena luas bandara begitu beda dengan yang sebelumnya saya lihat di Kupang, yang membuat saya lebih kaget,bukannya jalan kaki menuju ruang tunggu, eh malahan dijemput sama bus,sesampainya diruang tunggu saya begitu binggung ( dalam hati berkata dimana cover saya sekarang,mati sudah saya sekarang),eh ternyata disuruh sama sekuriti untuk menunggu tas di tempat barang,hmmmm akhirnya senang bangat karena cover saya sudah dapa kembali.Nah, muncul masalah baru,setelah ditunjukkan jalan keluar terminal bandara,binggung mau kemana,karena kakak yang mau jemput hpnya dimatiin (dalam hati,aduh saya di kerjaiin dalam bahasa Tetum),ehhh tidak lama kemudian muncul juga Kakak sama saudara sepupu di depan saya,senang banggat akhirnya bisa aman di Surabaya.
Kakak memanggil taksi,dan langsung kita munuju kontrakan Kakak,sesampainya dikontrakan saya bersama kakak istrihat.Tibalah jam untuk makan siang dan kakak mengajak untuk makan diwarung,dalam hati berkata makan apa sekarang ya?sampai diwarung disuruh untuk minta sendiri menu makanan langsung ke penjaga warung,dan saya ditanya sama penjaga warung’Mas makan apa?saya binggung dan bilang nasi sama ikan!eh…ternyata sajian yang diberikan untuk saya nasi sama ikan lele, saya begitu kaget dan langsung pengen ganti ikannya?ternyata semua jenis menu lauk pauk dibilang ikan!!!wah…..beda banggat sebutan untuk lauk tiap daerah….tidak mau lama2 karena kelaparan,saya lahap saja ikan lele sama nasi yang tadi……ha..ha…inilah pengalaman pertama di Kota Surabaya……moga mengibur ya…..

@ Masyarakat.

Hidup di Negri orang,hal pertama yang harus dilakukan adalah menaati dan turut sama nilai dan adat istiadat masyarakat setempat, bukan berarti takut tapi hanya untuk mendapatkan hati masyarakat sekitar dan dapat menuai kesuksesan di Negri Orang’Prinsip itulah yang saya penggang dan jalani untuk meraih kesuksesan di Negri Orang.
Karena saya merasa diri pedatang dan hanya untuk menuntut Ilmu adalah prioritas,tapi hal penting yang tidak lupa saya perbuat adalah berbaur dengan masyarakat guna untuk mengetahui kehidupan dilingkungan sekitar agar tidak melakukan kesalahan pada saat perjuangan untuk menuntut ilmu dimuali.Dari waktu ke waktu saya terus merasa ada perubahan yang signifikan dalam diri saya, dan sayapun sangat yakin bahwa disinilah tempat yang disediakan oleh Tuhan untuk saya belajar.

@ Budaya Kehidupan Masyarakat.

‘Dimana bumi dipijak disitu langit dijunjung’ Sebgaimana kita ketahui bahwa budaya setiap daerah pasti selalu berbeda,maka tak kalah penting juga perlu kita ketahui kebudayaan masyarakat disekitar kita.
Tanpa sadar saya merasakan banyak sekali kesamaan budaya kehidupan masyarakt di Kota Surabaya di lingkungan saya sebelumnya.Tapi hal yang sangat kagumi di Kota Surabaya yaitu kerukunan warga disetiap kampong,karena dilihat dari kerja sama warga yang selalu kompak dan tak terggangukan oleh isu-isu yang beredar.Saya sangat bangga karena bisa hidup dilingkungan sekitar dan dapat merasakan kenyamannya untuk melaksanakan tugas saya sebagai seorang pelajar ( Mahasiswa ) di Kota Surabaya, wilayah Dukuh Kupang.

@ Agama

Indonesia khusunya kota Surabaya sebagaimana semua orang ketahui bahwa semua masyarakatnya adalah penganut Agama Islam dan dikenal sangat radikal, disilah letak kekaguman saya,meskipun pada umumnya masyarak Indonesia mayoritas agama Islam tapi kehipuan bebas Beragama dan beribadah sesuai dengan kepercayaan dan keyakinan masing – masing sangat dijunjung tinggi, dan saling menghormati satu sam lainnya. Pada awalnya saya tinggal di Surabaya saya begitu heran ( dalam hati berkata:kenapa ya Orang muslim berdoanya mesti pasang toa dan berdoanya mesti keras-keras suaranya ), tapi, saya menyadari bahwa iman dan kepercayaan beribadah setiap agama pasti berbeda! Memang pada awalnya saya begitu kesal dengan suara yang begitu keras dan sangat menggangu, tapi dari waktu ke waktu saya dapat menyesuaikan diri dan terima semuanya dengan senang hati. Dan saya menyadari juga bahwa, semuanya itu merupakan kewajiban umat Muslim untuk melaksanakanya setiap hari tanpa satu haripun terlewatkan. Hmmmmmmmmmm semoga saya diberikan anugerah yang selalu mengerti akan segala hal yang baru dalam hidup saya…….

@Dunia malam

Kota Surabaya begitu Indah pada malam hari, kelap – kelip lampu – lampu dijalan semakin menyempurnakan keindahan Kota Surabaya yang dikenal banyak orang Kota Pahlawan dan orang lainnya mengatakan Kota metropolitas.
Dengan keindahan Kota Surabaya, maka menggundan banyak aktivitas yang terus berjalan tanpa kenal waktu,dimana salah satunya adalah Dunia Malam, Dunia malam di Kota Surabaya sangatlah beragam, baik dari segi positif maupun segi negative.Saya menyadari bahwa tujuan saya untuk datang di kota Surabaya, hanyalah untuk menuntut ilmu, maka saya selalu sangat hati – hati dalam memenuhi hasrat saya untuk menikmati kehidupan malam di kota Surabaya.

@Makanan

Makanan merupakan kebutuan esensial setiap orang yang harus terpenuhi selalu dalam sehari.Di kota Surabaya banyak menu makanan yang tersedia,tapi jangan lupa, setiap daera pasti memiliki makanan khas masing – masing.
Makanan khas di kota Surabaya yang selalu menjadi menu makan untuk saya setiap harinya adalah Nasi Pecel, nasi rawon,nasi bebek dan lainnya lagi,tapi yang sangat membuat aku selalu merindukan Kota Surabaya adalah pecel lele yang pertama kali saya makan sewaktu tiba di Kota Surabaya.
Moga suatu saat saya bisa mencobanya lagi kota Surabaya,Kota yang penuh kenangan yang tak terlupakan dalam hidup saya….I LOVE YOU SURABAYA….

Rabu, 12 Agustus 2009

Foto saat pulang liburan: in Mota'ain ( fronteiras )

Nikmati makanan ringan saat pulang dari waterpack

Diklat FT ( Teknik sipil ) di Malang 

Pengambilan KHS, Syukur lulus semua.

                                          

Selasa, 11 Agustus 2009

Awal menginjakkan Kaki di Bumi Jawa-Surabaya.

Foto bersama teman waktu widisium

FOTO BERSAMA REKAN2 WIDISIUM FAKULTAS TEKNIK

UWKS

Pertama kali Saya menginjakkan kaki di Bumi Jawa-Surabaya tanggal 20 Mei 2005,Saya begitu terkesan dengan kotanya yang begitu besar tak seperti yang kubayangkan sebelum tiba di Surabaya.

Awalnya memang kaget dengan keadaan di Kota Surabaya yang begitu penuh dengan warna warni kehidupan yang sangat berbeda jauh dengan kehidupan di Kampung halaman Saya.

Yang terus saya ingat adalah waktu itu, saya begitu senang karena bisa akhirnya bisa juga sampai di Surabaya.Karena begitu senang kadang lupa akan tugas yang terbebani yang harus saya selesaikan.

Waktu terus berjalan, lambat laung saya semakin akrab dengan lingkungan sekitar,baik sama masyarakat Surabaya sendiri maupun Masyarakat pendatang yang sama-sama mengaduh nasib di kota Surabaya.

Tibalah waktu yang ditunggu2,daftar kulih.....waktu itu senang banggat karena sudah ada kegiatan....,waktu menjelang 17 agustus 2005 saya begitu kaget karena dipilih juga untuk mengikuti upacara bendera di kantor Gubernur Surabaya,sayapun sangat antusian karena bisa jalan2 dan bisa lebih tau tentang Kota Surabaya,yang membuatku selalu ingat ialah waktu itu statusku WNA,nah waktu itu pada saat penghormatan bendera merah putih Saya begitu terharu karena sudah begitu lama ( 7 tahun sejak Timor Leste Lepas dari Indonesia ),baru terulang lagi kenangan akan waktu masih SD,karena setiap hari senin selalu menjadi anggota upacara.....

ok...sampai disini dulu ya ceritanya...

Selasa, 04 Agustus 2009

ALL FRIENDS

LORON COMEMORASAUN

INDENPENDENCIA TIMOR LESTE DALA 6

FOTO BERSAMA PENGAMEN SURABAYA

ACARA PEMILIHAN KETUA UNESTIL

Minggu, 02 Agustus 2009

pemeriksaan menjelang PILPRES

Foto ini diambil dari koran jawa pos ( metropolis ),begitu kaget waktu membaca koran jawa pos,eh...ternyata ada foto saya yang termuat di halaman depan,diingat-ingat ternyata foto ini diambil oleh group jawa pos pada waktu saya mau berliburan ke Malang,karena pada saat itu menjelang Pilpres maka sweeping dilakukan dimana-mana,nah waktu itu saya juga jadi korban pemeriksaaan oleh aparat Negara yang bertanggungjawab atas kelancaran Pilpres yang akan diselenggarakan...

Ini adalah salah satu kenagan yang takkan terlupakan selama masa kuliah di Kota Surabaya....

with my FRIEND'S

                  NATALAN YANG MENYEDIHKAN,KUNJUNGAN KE KEBUN BINATANG

               MISA BERSAMA DI GEREJA REDEMTOR MUNDI,DUKUH KUPANG SURABAYA

hari LIBUR (FERIAS)


Foto bersama teman-teman pada waktu mengikuti turnamen futsaal di lapangan Brawijaya Surabaya....waktu itu saya selaku pelatih team begitu sedih karena langkah kami hanya sampai di semi final,setelah melalui tahap-tahap panjang....tapi suatu kebanggan karena dari 32 team yang berlaga kami berhasil sampai ke semi final...bravo fc.MATILES...

hari yang menyenangkan,bisa menikmati keindahan waterpack bersama teman2 waktu liburan...

Sabtu, 01 Agustus 2009

HIDUP..

Hidup merupakan anugerah yang sangat besar diberikan Tuhan untuk kita Mahkluk ciptaannya...

Kadang kita Manusia tidak pernah mengerti akan arti sebuah hidup, terutama dalam diri kita sendiri, karena kadang kita lupakan diri kita dan kita tidak menghargai diri kita sendiri.

Jumat, 31 Juli 2009

JOGOS EM BRAWIJAYA

Foto bersama setelah berhasil lolos ke semi final

D.K.TEAM 2007

FC.LETRA 4 ( WIL.DUKUH KUPANG )

Inilah team futsal Dukuh Kupang yang turut serta dalam perayaan HUT RDTL yang ke 6,yang diselenggarakan UNESTIL di Surabaya Indonesia.

KIPRAH SEPAK BOLA TIMOR LESTE DI DUNIA





Inilah para Pemuda Timor Lete yang menghharumkan Negara Timor Leste di Negri Orang....Jadikanlah ini sebagai semangat juan Bangsa Timor Leste...teruslah maju dan bangkitlah hai para Pemuda-Pemudi berbakat....tunjukan pada Dunia bahwa sepak bola Timor Leste tak pantas dipandan sebelah Mata....viva O SOL NASCENTE....THE RISING STAR....

Diambil dari:Jawa Pos.

TIMOR LESTE

Hai Para Pemuda/Pemudi dan Masyarakat Timor Leste.....

Setelah memalui tahun2 yang mencekamkan ( 2004,2005,2006 ),Yang begitu penuh penderitaan, Khususnya bagi para Pemuda/Pemudi Timor Leste dan Masyarakat Timor Leste Pada Umumnya.

Karena besarnya rasa kebencian dan dendam yang masih mendalam dibenak tiap masyarakat Timor Leste bagian Barat ( Loro-Monu ) dan Bagian Timur ( Loro-Sae),yang menyebabkan hal yang tidak diinginkan terjadi, harus terjadi dengan mudanya.

Yang menjadi masalah disini adalah: apakah semua ini disebabkan karena ketidakdewasaan dan mketidak professionalan Politik di Timor Leste?Yang menyebabkan kehidupan perekonomian yang amburadul,sehingga menyebabkan semuanya terjadi dengan muda?

Sebagai seorang Pemuda Timor Leste,sangat disayangkan,kenapa hal sekecil itutidak dapat diselesaikan dengan damai masyarakat Timor Leste sendiri.

Kemanakah arah pemikiran kita semua, yang hanya memikirkan kelompok2 tertentu dalam membawa negara Tercinta yang dimana dulunya dibeli dengan pertumpahan darah dimana-mana.

Sebagai seorang pemuda Timor Leste,Saya mengajak saudara /saudari seTanah air, Marilah satukan tekad kita untuk membawa Negara Tercinta ini ke jalan yang lebih terang sebgaimana yang diperjuangkan para pahlawan yang telah gugur, yang masih hidup ke satu tujuan yang di perjuangkan selama ini.

Sekali lagi, marilah kita bersatu untuk memimpin sendiri Negara tercinta kita, jangan biarkan orang lain yang menguasai terus yang hanya memikirkan dirinya sendiri dan lupa akan para Pahlawan dan masyarakat yang berjuan akan kemerdekaan Negara ini.

Pertama- tama saya mengajak, para Pemuda/Pemudi Mari kita lupakan masa lalu demi tujuan bersama, marilah kita bersatu katakan tidak pada " Loro-sae dan Loro-monu"Katakanlah satu kata saja,kita semua adalah Putra /putri " TIMOR LESTE"kita hanya satu untuk selamanya,demi cita-cita kita,Pahlawan kita yang telah gugur dan Masyaraka kita pada umumnya.....

By:Promas.

Kamis, 30 Juli 2009

                                                        Bersenang -senang di Pantai Dili

                                                                               In Dili 


                                              In Pope.Johanes Paulus II memorial in Dili 


Foto heirak ne'e hasai wainhira hau halao ferias iha rai Doben Timor Leste.....

LIBURAN BERSAMA MAHASISWA TIMOR LESTE WIL.D.KUPANG

Mungking hari itu merupakan hari bahagia maupun hari sedih buat Saya....

Awalnya liburan kita ini penuh dengan wajah2 ceria,seperti bunga yang sedang bermekar pada pagi hari...

Disanalah aku sama teman2 saling bertukar pengalaman antara satu sama lain.....setelah itu semua lanjutin kegiatan sesuai dengan rencana....yang telah disusun dengan baik oleh Panitia yang di bentuk......karena kita liburan disana selama tiga hari.....dan hari berikutnya kita tanpa kegiatan...maka dari panitia mengambil keputusan untuk jalan2 ke tempat wisata yang tak jau dari lokasi Pohsarang...yaitu Basuki.....,sesampainya kita semua disana tanpa terkontrol kita berhamburan kemana-mana karena baru pertama kali jalan2 ke tampat tersebut....tak lama kemudian panitia kita bentak dan terjadilah perselisihan diantara kita semua yang datang disitu...mungkin itulah hari tersedih yang kualami bersama teman2 pada waktu liburan.......

by Proden................






Senin, 27 Juli 2009

Jumat, 24 Juli 2009

MY ALL FRIEND'S


Hidup memang tak bisa dipisahkan dari persahabatan,karena persahabatanlah yang membawa kita ke Dunia yang lebih indah dan lebih luas tak seperti yang kita rasakan tanpa persahabatan......

sahabat itu membuat kita semakin dewasa dalam pergaulan.....baik di dalam diri kita sendiri,keluarga dan masyarakat di sekitar kita......

maka dengan demikian....kita perlu menjadikan diri kita pemandangan pertama yang indah dipandang oleh orang lain , berikanlah senyum, maka anda, kita dan saya akan mendapatkan Dunia yang indah pula dalam hidup kita..... 

YOU"LL NEVER WALK ALONE

YOU"LL NEVER WALK ALONE.....

Motto ini adalah motto yang dianut oleh club asal Inggris yaitu Liverpool....dimana Saya sendiri adalah fans berat dari club tersebut..

Ketertarikan Saya untuk menjadi salah satu fans team ini adalah motto yang tertera pada lambang club tersebut....yang berbunyi YOU'LL NEVER WALK ALONE.....karena sebagai seorang Manusia saya menyadari begitu tak berarti hidup kita apabila tak membutuhkan bantuan orang lain....dan kerja sama dengan orang lain....

Selain dari motto yang tertera pada lambang team tersebut.....hal lain yang menjadi ketertarikan Saya adalah warna kebesaran team tersebut yaitu warna "MERAH" THE REDS...warna itu membuat saya begitu terinspirasi......karena warna merah melambangkan perjuangan ........kitapun harus menyadari bahwa selama kita masih hidup di dunia ini kita harus terus berjuang demi menggapai suatu cita-cita yang kita harapkan atau impikan dalam hidup kita.....

ONCE AGAIN...........IN OUR LIVE WE ARE NEVER WALK ALONE.........

by......Prodenciano Maria Soares.

Rabu, 08 Juli 2009

VISI MISI FAKULTAS TEKNIK....UWKS

VISI MISI FAKULTAS TEKNIK....

UNIVERSITAS WIJAYA KUSUMA SURABAYA... 

Visi :

Program studi yang unggul dalam menghasilkan lulusan yang bermutu, bermartabat dan dapat diterima pemangku kepentingan di bidang rekayasa sipil pada tahun 2014.

Misi :

  1. Melaksanakan sisten manajemen mutu guna menjamin terlaksananya tridharma perguruan tinggi
  2. Menigkatkan dan mengembangkan pelaksanaan tridharma perguruan tinggi yang bermutu,       bermartabat dan berkelanjutan
  3. Menerapkan dan mengembangkan IPTEK, kemampuan berwirausaha, keahlian dan etika   kecendikiawan dan berwawasan lingkungan sebagai ciri khas lulusan untuk memenuhi kepuasan pemangku kepentingan

Tujuan:

  1. Menjadikan program studi yang unggul sebagai pusat rujukan pemangku kepentingan dalam bidang rekayasa sipil
  2. Menghasilkan lulusan yang :
  • Bermutu dan bermartabat
  • Mampu menerapkan dan alih pengetahuan dibidang rekyasa sipil
  • Mampu merencanakan, melaksanakan, mengawasi dan mengevaluasi pelaksanaan pekerjaan silpil dengan pemanfaatan teknologi informasi yang berwawasan lingkungan.
  • Mampu meningkatkan dan mengembangkan diri, dalam pendidikan yang berkelanjutan dengan prinsip belajar seumur hidup
  • mampu bekerja sama, membangun komunikasi dan jejaring tingkat Nasional maupun Internasional
  • Memiliki etika kecendikiawanan, kemampuan berwirausaha dan berwawasan lingkungan yang memenuhi kepuasan pemangku kepentingan.

      3. Berperasn seta dalam pembangunan yang bermanfaat bagi masyarakat.

VISI DAN MISI FAKULTAS TEKNIK SIPIL

Visi :

Sebagai fakultas yang bermutu dan bermartabat dalam pelaksanaan tridharma perguruan tinggi untuk mencapai kepuasan pemangku kepentingan.

Misi

  1. Melaksanakan sisten manajemen mutu guna menjamin terlaksananya tridharma perguruan tinggi
  2. Menigkatkan dan mengembangkan pelaksanaan tridharma perguruan tinggi yang bermutu, bermartabat dan berkelanjutan
  3. Menerapkan dan mengembangkan IPTEK, kemampuan berwirausaha, keahlian dan etika kecendikiawan dan berwawasan lingkungan sebagai ciri khas lulusan untuk memenuhi kepuasan pemangku kepentingan

Tujuan:

  1. Menjadikan program studi yang unggul sebagai pusat rujukan pemangku kepentingan dalam bidang rekayasa sipil
  2. Menghasilkan lulusan yang :
  • Bermutu dan bermartabat
  • Mampu menerapkan dan alih pengetahuan dibidang rekyasa sipil
  • Mampu merencanakan, melaksanakan, mengawasi dan mengevaluasi pelaksanaan pekerjaan silpil dengan pemanfaatan teknologi informasi yang berwawasan lingkungan.
  • Mampu meningkatkan dan mengembangkan diri, dalam pendidikan yang berkelanjutan dengan prinsip belajar seumur hidup
  • mampu bekerja sama, membangun komunikasi dan jejaring tingkat Nasional maupun Internasional
  • Memiliki etika kecendikiawanan, kemampuan berwirausaha dan berwawasan lingkungan yang memenuhi kepuasan pemangku kepentingan.

     3. Berperasn seta dalam pembangunan yang bermanfaat bagi masyarakat.

 
   
  



Senin, 06 Juli 2009

MANAJEMEN MUTU

BAB I
PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang.

Mutu merupakan salah satu tujuan dan sekaligus indikator kesuksesan suatu proyek konstruksi terutama oleh pemilik proyek ( owner ) terhadap produk dan jasa layanan pelaksana konstruksi ( kontraktor ). Dalam konteks ini, mutu dianggap sebagai salah satu elemen kunci dari metode dan teknik manajemen proyek konstruksi. Sebagai konsekuensinya, sistem manajemen mutu harus diterapkan baik di tingkat perusahaan ( corporate level ) maupun di proyek
( project level ).
Project Management Institute ( PMI, 2000 ) menyatakan bahwa manajemen mutu proyek merupakan proses diperlukan untuk meyakinkan bahwa proyek akan memenuhi harapan dan kebutuhan, termasuk semua kegiatan dari semua fungsi manajemen yang menentukan kebijakan, tujuan dan tanggung jawab mutu, dan mengimplementasikannya sedemikian hingga seperti perencanaan mutu ( quality planning ), penjaminan mutu ( quality assurance), pengendalian mutu
( quality control ) dan penyempurnaan mutu ( quality improvemen t).
ISO 9000 adalah salah satu standar sistem manajemen mutu internasional yang dapat diterapkan baik induk manufaktur maupun jasa konstruksi untuk penyempurnaan mutu prosedur dan produk. Adapun tahapan yang diperlukan untuk menerapkan standar sistem manajemen mutu ISO 9000 adalah mulai dari tahap persiapan implementasi hingga sampai kepada tahap sertifikasi. Sertifikasi ISO 9000 dalam industri konstruksi telah ditersecara meluas oleh banyak negara termasuk Indonesia, dan jumlah sertifikat untuk perusahaan konstruksi bertambah dari tahun ke tahun.

1.2. Pengertian

Sistem manajemen mutu ( MMS ) atau Quality Management System (QMS) merupakan suatu sistem yang memuat garis besar kebijakan dan prosedur yang diperlukan untukmeningkatkan dan mengontrol berbagai proses yang akhirnya akan menuju pada peningkatan business performance. QMS meliputi serangkaian elemen-elemen yang saling terkait dan berinteraksi yang mengarahkan dan mengontrol organisasi mengacu pada mutu. Oleh sebab itu, QMS diaplikasikan pada seluruh kegiatan dan unit dalam suatu organisasi.

1.3. Permasalahan.

Dalam makalah ini akan dibahas beberapa masalah mengenai suatu hasil dari suatu kwalitas proyek atau yang berhubungan dengan masalah mutu hasil proyek, maka masalah yang akan dibahas adalah sebagai berikut :
Faktor – factor yang mempengaruhi budaya kwalitas suatu perusahaan?
Bagaimana Proses penjaminan mutu hasil suatu Proyek ?
Factor penyebab perselisihan dalam suatu mutu proyek konstruksi?

BAB II
PEMBAHASAN

Dengan permasalahan yang telah dibahas pada bab sebelumnya, maka disini akan dibahas secara singkat dan jelas permasalahan – permasalahan yang mempengaruhi baik tidaknya kwalitas suatu hasil proyek konstruksi.

2.2. Faktor – factor yang mempengaruhi budaya kwalitas suatu perusahaankonstruksi

Dalam suatu perusahaan untuk mendapatkan kwalitas mutu yang bagus sangat perlu diperhatikan beberapa criteria dan ukuran mutu yang dapat dilihat dari dokumen kontrak kerja antara kontraktor dan pemilik proyek yang meliputi anggaran, kualitas produk, jangka waktu pelaksanaan, keselamatan dan kesehatan kerja. Oleh sebab itu pelayanan yang berkualitas pada perusahaan jasa kontruksi dapat dilihat dari biaya pelaksanaan yang tidak melebihi rencana biaya yang dianggarkan dalam pelaksanaan, waktu pelaksanaan yang sesuai, dan kualitas produk yang dihasilkan telah memenuhi standar yang telah ditetapkan.
Oleh sebab itu perusahaan jasa konstruksi yang ingin bermutu dan berkualitas harus melakukan perubahan mulai dari budaya tradisional menjadi budaya yang diinginkan stakeholders. Perubahan tersebut dapat dilakukan melalui pendekatan- seperti ditunjukkan pada berikut ini :

@.Pendekatan kualitas Tradisional1 Berpikir jangka pendek

1  Orientasi hasil
2  Orientasi kuantitas
3  Orientasi keterampilan
4  Orientasi pengurusan
5  Fokus pada penyelia
6  Sesuai standar
7  Kumunikasi satu arah
8  Bekerja secara individu
9  Latihan sering dianggap tidak produktif
10  Prilaku menyalahkan
11  Tindakan pembetulan
12  Mengurangi biaya
13 Orientasi pada kepakaran
14 Struktur dengan hirarki
15 Pengawasan dari eksternal

@.Pendekatan Budaya Kualitas

1.Berpikir jangka panjang
2.Orientasi proses
3.Orientasi kualiti
4.Orientasi pada sistem
5.Orientasi pemimpin
6.Fokus pada pelanggan
7.Perbaikan terus menerus
8.Komunikasi dua arah
9.Bekerja secara kelompok
10.Pendidikan dan latihan dilakukan secara terus menerus
11.Pemecahan masalah
12Tindakan pencegahan
13.Memperbanyak pemasaran
14.Orientasi pada teknologi
15.Struktur dengan sistem rata
16.Pengawasan dalam bentuk diri sendiri ( internal )

Namun dari beberapa pendekatan di atas, masih ada beberapa factor yang sangat esensial dalam mempengaruhi budaya kwalitas perusahaan jasa kontruksi yaitu faktor struktur organisasi, komunikasi, motivasi, kepemimpinan, kerja kelompok, sistem penghargaan, pendidikan dan latihan, pemberian kuasa. Masing-masing faktor tersebut diuraikan sebagai:

A. Struktur organisasi

Struktur organisasi adalah satu sistem untuk menyamakan presepsi dan tujuan serta memotivasi pekerja dalam organisasi. Struktur organisasi bertujuan untuk mengontrol penggunaan sumber daya dalam organisasi. Struktur organiasai juga akan memberikan informasi jenis organisasi, bagian organisasi, kedudukan, jenis jabatan, batasan, hubungan atasan bawahan, tingkatan pengurus, dan bidang pekerjaan. Struktur organisasi dipengaruhi oleh peranan pengurus tertinggi dalam sruktur organisasi, hubungan antar pengurus dan bawahan serta pekerja, kepemimpinan, dan lingkungan sekitar organisasi tersebut.

B. Komunikasi

Komunikasi merupakan proses pengiriman dan penerimaan informasi baik lisan maupun tulisan dalam suatu organisasi. Komunikasi berperan penting dalam membentuk, memajukan dan memastikan keberhasilan sebuah organisasi. Komunikasi dapat dijalankan dengan memberi kepercayaan kepada bawahan, memberi pendapat yang baik, komunikasi lebih terbuka dan komunikasi yang lebih mudah dipahami, serta interaksi secara bersahabat dan kebebasan mengeluarkan pendapat.

C.Motivasi

Motivasi adalah tingkah laku atau sesuatu yang mendorong seseorang mencapai tujuan di dalam organisasi. Manajer berperan untuk mendorong para pekerja untuk bertanggung jawab dan bekerja sesuai dengan tugas yang diberikan dengan baik, meningkatkan prestasinya, meningkatkan produktivitas dan kualitas secara terus menerus guna mencapai keuntungan dan keberhasilan organisasi. Motivasi akan timbul dengan memberikan upah yang setimpal, jaminan kesehatan, hubungan dengan rekan sekerja yang baik, pekerjaan yang sesuai, dan peranan pimpinan dengan komunikasi yang baik untuk meningkatkan motivasi secara individu dan kelompok.

D. Kepemimpinan

Pemimpin adalah seorang yang dapat mempengaruhi orang lain ke arah yang berkualitas untuk mencapai tujuan perusahaan. Pemimpin berperan dengan cara mengarahkan, membimbing, memberi motivasi kerja, memonitor organisasi, menjalin komunikasi yang baik, memberikan pengawasan yang baik untuk melaksanakan visi dan misi ataupun sasaran yang ditetapkan organisasi (perusahaan). Hal ini akan tercapai dengan visi dan misi yang jelas, komitmen pimpinan, ketokohan dan keteladanan, dan dorongan semangat.

E. Kelompok kerja

Kelompok kerja adalah sekumpulan orang yang bekerjasama untuk mencapai tujuan bersama. Kelompok tersebut memiliki kesepakatan terhadap misi dan ketaatan kepada peraturan yang diberlakukan. Setiap anggota kelompok mempunyai tanggung jawab dan kuasa dalam melaksanakan tugas dan melakukan perbaikan terhadap keseluruhan proses. Setiap anggota kelompol rela berubah dalam menyesuaikan diri dengan anggota kelompok lain, melaksanakan komunikasi dan mempercayai sesama anggota kelompok agar setiap kelompok dapat bekerjasama. Kerja kelopok akan berhasil dengan menetapkan tujuan kelompok, fungsi kelompok, membangun dan mengarahkan kerja kelompok, laporan dan keputusan kelompok.

F. Sistem penghargaan

Sistem penghargaan adalah sistem untuk menghargai jerih payah yang telah dilakukan pekerja kepada perusahaan. Memberi reward dan funishment yang adil dan layak kepada para pekerja yang telah menyumbangkan tenaga dan pikirannya untuk mencapai tujuan organisasi. Penghargaan dapat berupa uang atau benda sesuai kemampuan keuangan perusahaan. Penghargaan dinilai bukan dari banyaknya tetapi ketepatan penghargaan tersebut.

G. Pendidikan dan latihan

Pendidikan dan latihan adalah proses pembelajaran guna mempersiapkan individu untuk melaksanakan pekerjaan yang berbeda pada masa ini dan masa datang. Pendidikan dan latihan diperlukan untuk mencapai tugas tertentu yang harus dilaksanakan sesuai tuntutan. Dengan ilmu dan keahlian yang sesuai dengan teknologi dan perkembangannya akan dapat meningkatkan kemampuan diri dari pekerjaan.

H. Pemberian kuasa

Pemberian kuasa adalah memberi kepercayaan dan kuasa kepada setiap pekerja untuk melaksanakan pekerjaanya melalui perencanaan, pelaksanaan, pengawasan dan tanggung jawab untuk mengambil keputusan yang dianggap tepat dalam rangka penyempurnaan pekerjaannya. Pemberian kuasa merupakan keterlibatan pekerja secara menyeluruh untuk melaksanakan setiap proses dalam membuat keputusan dan menyelesaikan masalah. Pemberian kuasa dipengaruhinya oleh sistem dan prosedur pemberian kuasa, kebijakan pemberi kuasa, dan peranan pekerja yang diberi kuasa.
Dari delapan faktor tersebut terdapat hubungan timbal balik diantara faktor-faktor yang mempengaruhinya yaitu untuk struktur organisasi dipengaruhi oleh faktor pendidikan dan latihan. Faktor pendidikan dan latihan ini merupakan langkah awal untuk melihat kemampuan seseorang.
Komunikasi dipengaruhi oleh struktur organisasi, kepemimpinan, kelompok kerja, dan diklat. Dengan komunikasi yang baik pemimpin akan dapat mendistribusikan atau mendelegasikan pekerjaan kepada kelompok kerja yang telah mendapatkan pendidikan dan latihan sebelumnya sehinga ia dapat bertindak sesuai dengan kewenangannya.
Motivasi dipengaruhi oleh komunikasi, kepemimpinan, penghargaan, dan pemberian kuasa. Motivasi akan memepengaruhi seseorang untuk bertindak atau berprilaku. Dengan kepemimpinan yang baik akan dapat memotivasi para pekerja atau bawahannya. Hal ini dapat dilakukan melalui penghargaan, memberi kuasa (promosi) dan komunikasi yang baik.
Kepemimpinan dipengaruhi oleh struktur organiasai dan pemberian penghargaan. Kepemimpinan adalah proses awal dari pemegang kuasa untuk mempengaruhi orang lain bagi mencapai tujuan yang diinginkan organisasi. Tanpa organisasi tidak akan ada kepemimpinan apalagi pemberikan penghargaan.
Kelompok kerja dipengaruhi oleh struktur organisasi dan kepemimpinan. Kedudukan dan tanggung jawab individu dalam kelompok diatur oleh struktur organisasi. Peranan pimpinan dalam kelompok kerja sangat menentukan tercapainya sasaran yang diinginkan dalam kelompok tersebut.
Penghargaan dipengaruhi oleh pendidikan dan latihan. Penghargaan sebagai balasan atas keberhasilan pekerja dalam mencapai tujuan organisasi. Penghargaan juga diberikan sebagai keberhasilan seseorang dalam pendidikan atau dalam latihan tertentu. Dengan penghargaan tersebut sesorang akan dapat meningkatkan prestasi kerjanya.
Pendidikan dan latihan dipengaruhi oleh kepemimpinan dan kelompok kerja. Pendidikan dan latihan adalah proses pembelajaran yang mempersiapkan individu untuk melaksanakan pekerjaan yang berbeda pada masa kini dan masa datang. Dengan pimpinan yang baik akan memberikan kesempatan kepada individu untuk mengikuti pendidikan dan pelatihan. Dengan hasil pendikan dan latihan tersebut itu pula pekerja dapat dikelompok menjadi kelompok kerja yang sesuai dengan tujuan organisasi.
Pemberian kuasa dipengaruhi oleh struktur organisasi dan penghargaan. Kekuasaan mempunyai kemampun untuk mempunyai pengaruh dan merubah sesuatu sesuai dengan tujuan organisasi. Pemberian kuasa (promosi) juga merupakan penghargaan ynag diberikan kepada pekerja untuk mengembangkan diri dan kerjanya dalam suatu organisasi.

2.3. Proses penjaminan mutu hasil suatu Proyek .

Untuk mendapatkan jaminan bahwa mutu hasil suatu proyek itu baik maka perlu diperhatikan hal – hal sebagai berikut :
Sebagaimana diketahui bahwa dalam konsep yang tertuang A Guide to Project Management Body Of Knowledge jaminan kualitas atau quality assurance adalah seluruh aktifitas yang direncanakan secara sistematis untuk memonitor proses untuk menghasilkan produk yang dikehendaki sehingga dapat diyakin bahwa output tersebut akan memenuhi standar yang ditetapkan.
Audit kualitas dilakukan secara periodik atau sesuai keperluan untuk mereview area penting dari proyek. Audit akan membantu untuk melihat status dari proyek dan apakah kemungkinan kualitas proyek dapat sesuai dengan standar yang ditentukan dalam dokumen rencana kualitas.
Jaminan kualitas juga akan membantu memperbaiki proses kerja untuk proyek yang akan datang. Pengalaman yang didapat dari satu proyek digunakan sebagai acuan saat menyusun rencana kualitas di proyek berikutnya sehingga dapat terjadi perbaikan kualitas secara terus menerus disetiap penyelesaian proyek.
Project management unit dalam melakukan proses penjaminan mutu ini dibantu oleh Project Management Supervising Consultant untuk proyek-proyek infrastruktur, Equipment Consultant untuk paket-paket pengadaan alat, Education Consultant untuk kegiatan training program serta Audit Consultant untuk proses pengendalian baik dari segi mutu, jadwal dan biaya.PMSC.
Maka, dengan demikian untuk mendapatkan mutu hasil suatu proyek yang baik kita perlu memiliki struktur organisasi PMSC.
Struktur organisasi terdiri dari Project Management dan Supervisor Consultant yang dikoordinasikan oleh seorang Team Leader. Team Leader adalah seorang senior project management dan administration specialist serta mempunyai pengalaman yang cukup lama dalam hal manajemen proyek khususnya dalam hal proyek dengan bantuan dana luar negeri. Di bawah terdapat 3 tim yang mempunyai tugas sebagai: Project Management dan Administration Team, Detail Engineering Design Review serta Evaluation Team and Site Supervision Team. Fungsi dari tiap tim dapat diuraikan sebagai berikut:

A. Tim Manajemen dan Administrasi Proyek

Seorang senior project management ditunjuk untuk memimpin project Management team. Ia dan timnya akanberkonsentrasi dalam hal masalah manajemen dan administrasi, Perencanaan Pelaksanaan Proyek sesuai dengan yang disyaratkan oleh Islamic Development Bank, mekanisme dan prosedur dalam hal Pra-Kualifikasi, penawaran dan membuat kontrak dari setiap komponen proyek. Pembayaran sesuai dengan persyaratan IDB dan laporan manajemen proyek. Pada saat akhir proyek, tim ini mempersiapkan Project Completion Report (PCR) berdasarkan tahapan proyek I, II atau III.

B. Tim Evaluasi atas Detailed Engineering Design

Seorang senior architect telah ditunjuk untuk memimpin Tim evaluasi atas pekerjaan DED. Tim ini akan menganalisa dan mengevaluasi pekerjaan DED dalam hal architectural design, structural design, mechanical dan electrical design,building equipment design, landscape dan infrastructure design, dalam hal analisa biaya, kualitas dan kuantitas. Evaluasi ini akan terus berlangsung sesuai dengan keinginan pemakai akhir dan selama kontrak masih berlangsung.

C. Tim Supervisi lapangan (Site Supervision Team)

Seorang senior civil engineer akan ditunjuk untuk memimpin site supervision team. Tim ini beranggotakan The architects, civil engineers, mechanical engineers, electrical engineers, landscape architect, quantity surveyor, dan keuangan. Tim ini akan langsung mengawasi persiapan/pelaksanaan pekerjaan konstruksi dari hari, menyiapkan pertemuan mingguan dan pertemuan bulanan untuk membahas hasil temuan pekerjaan konstruksi dalam pengawasan sebagai berikut: architecture dan structure inspection, mechanical dan electrical inspection, infrastructure dan landscape inspection sebelum proses serah terima dilaksanakan.
Peran PMSC dalam Project Management Unit untuk melaksanakan pengendalian mutu adalah sebagai berikut :
- Membantu Project Management Unit dalam mengimplementasikan proyek agar sesuai dengan peraturan, standar, dan prosedur yang disyaratkan sebagai contoh Keputusan Presiden nomor: 80 tahun 2003
- Menyiapkan Master Schedule dari pelaksanaan proyek
- Memberikan rekomendasi untuk meningkatkan pelaksanaan proyek
- Menyiapkan rencana kerja tahunan
- Menyiapkan dokumentasi proyek dalam proses pra-kualifikasi
- Membantu Project Management Unit dalam proses pemilihan konsultan, kontraktor dan pemasok peralatan
- Mengkaji ulang dan mengevaluasi hasil kerja Detailed Engineering Design
- Mengawasi dan memonitor pekerjaan kontraktor di lapangan dalam hal kualitas, biaya dan waktu
- Menyiapkan rekomendasi kepada PMU atas masalah yang terjadi di lapangan
- Mengkoordinasikan technical meeting selama periode konstruksi dan menyiapkan laporan kemajuan pekerjaan bulanan dari pekerjaan konstruksi
- Mengkoordinasikan dengan equipment consultant dalam proses pengadaan peralatan
- Mengevaluasi as built drawing setelah periode konstruksi
- Membantu PMU untuk proses pembayaran dan penagihan serta menyimpan semua dokumen pembayaran tersebut di atas
- Menyiapkan Project Midterm Review Report
- Menyiapkan Project Completion Report, pada saat proyek berakhir
Untuk memantau apakah proses pembangunan yang dilaksanakan selama 3 tahun berjalan sesuai yang diharapkan maka PMSC bertugas untuk melaksanakan kegiatan supervisi bagi seluruh paket pekerjaan dan menyusun laporan sebagai berikut :
- Laporan Interim dan perencanaan tahunan
- Estimasi anggaran proyek dan pengeluaran proyek
- Dokumen Penawaran
- Laporan pekerjaan konstruksi dan laporan pengadaan (berbentuk laporan mingguan dan bulanan)
- Laporan proses pengadaan
- Laporan 4 bulanan
- Laporan 6 bulanan
- laporan tahunan
- Laporan penyelesaian pekerjaan

Factor Penyebab Perselisihan Dalam Suatu Mutu Proyek Konstruksi.

Tidak dapat dipungkiri bahwa dalam penyelenggaraan proyek konstruksi sangat besar kemungkinan timbulnya perselisihan/persengketaan (disputes). Mitropoulos dan Howell (2001) menjelaskan bahwa pada dasarnya terdapat tiga akar permasalahan penyebab persengketaan dalam penyelenggaraan proyek konstruksi yaitu:

1). Adanya faktor ketidakpastian dalam setiap proyek konstruksi
2). Masalah yang berhubungan dengan kontrak konstruksi
3) Perilaku oportunis dari para pihak yang terlibat dalam suatu proyek konstruksi.

Kondisi ideal bagi pelaksana konstruksi adalah apabila seluruh komponen kontrak konstruksi dengan pengguna jasa terinci secara jelas yang tercakup dalam surat perjanjian, syarat umum kontrak, syarat khusus kontrak, spesifikasi teknis, gambar rencana, dan daftar kuantitas (bila ada). Pelaksana konstruksi biasanya berasumsi bahwa seluruh informasi yang ada dalam kontrak sesuai dengan kondisi aktual, namun kondisi proyek yang diketahui selama masa pelaksanaan sering kali tidak sesuai dengan asumsi tersebut. Perbedaan kondisi ini dapat meningkatkan biaya pelaksanaan proyek, termasuk pembayaran kepada pelaksana konstruksi, tergantung kesepakatan yang telah diatur dalam kontrak. Perbedaan kondisi yang sering dijumpai adalah pada aspek kondisi bawah tanah. Aspek waktu penyelesaian pekerjaan merupakan bagian penting pada suatu kontrak konstruksi, karena pengguna jasa biasanya membutuhkan bangunan konstruksi untuk keperluan tertentu pada waktu yang sudah ditentukan sebelumnya. Banyak hal yang dapat mempengaruhi penyelesaian pekerjaan tetap waktu, misalnya faktor cuaca. Keterlambatan dalam penyelesaian pekerjaan konstruksi yang disebabkan oleh kesalahan pelaksana konstruksi umumnya dapat berakibat pengenaan denda oleh pengguna jasa sesuai dengan lamanya keterlambatan dengan batas maksimal denda tertentu.

Hal lain yang seringkali menjadi penyebab sengketa adalah terjadinya kesalahan/perubahan terhadap rencana/rancangan (design) awal proyek dalam masa pelaksanaan konstruksi. Sesuai dengan karakteristik proyek konstruksi, kesalahan atau perubahan terhadap design awal terkadang tidak dapat dihindarkan walaupun proses perencanaan dan perancangan telah dilakukan secara matang. Di samping perubahan terhadap rancangan awal yang memang perlu dilakukan, pihak pengguna jasa terkadang memutuskan untuk melakukan perubahan pula sesuai dengan kebutuhan yang baru terpikirkan kemudian.
Berbagai faktor potensial penyebab perselisihan dalam penyelenggaraan proyek konstruksi tersebut dapat dikelompokkan dalam tiga aspek yaitu aspek teknis/mutu, aspek waktu, dan aspek biaya seperti dijelaskan dalam Tabel berikut. Faktor-faktor penyebab tersebut saling terkait, timbulnya satu faktor dapat menyebabkan timbulnya factor lainnya.

BAB III
PENTUP

3.1. Kesimpulan.

Dari penelitian budaya kualitas ditemukan delapan faktor yang mempengaruhi perusahaan jasa konstruksi untuk dapat berkualitas yaitu struktur organisasi, kumunikasi, motivasi, kepemimpinan, kelompok kerja, sistem penghargaan, pendidikan dan latihan, dan pemberian kuasa. Kedelapan faktor budaya kualitas tersebut juga saling mempengaruhi; struktur organisasi dipengaruhi oleh pendidikan dan latihan; komunikasi dipengaruhi oleh struktur organiasi, kepemimpinan, kerja kelompok, dan pendidikan dan latihan; motivasi dipengaruhi oleh komunikasi, kepemimpinan, penghargaan, dan pemberian kuasa; kepemimpinan dipengaruhi oleh struktur organisasi dan pemberian kuasa; kelompok kerja dipengaruhi oleh strukur organisasi dan kepemimpinan; penghargaan dipengaruhi oleh pendidikan dan latihan; pendikan dan latihan dipengaruhi oleh kepemimpinan dan kelompok kerja; pemberian kuasa dipengaruhi oleh struktur organisasi dan penghargaan. Sedangkan untuk mutu hasil proyek konstruksi yang baik dijelaskan beberapa aspek penting dan untuk penyebab sengketa pelaksanaan konstruksi proyek kita perlu memperhatikan factor – factor yang tidak memberikan hasil yang baik terhadap hasil yang akan kita dapatkan dalam sebuah mutu proyek yang baik.

3.2. Saran.

Dari semua yang telah dijelaskan panjang lebar diharapkan agar kita harus selalu memperhatikan hal – hal yang tidak baik dalam menghasilkan system mutu dalam suatu proyek konstruksi.















Jumat, 12 Juni 2009

ISO 9000 ( INTERNATIONAL STANDART OPERATIONAL )

A.PENDAHULUAN.

SEJARAH PERKEMBANGAN STANDARD

STANDART ISO 9000 sendiri terus disempurnakan. Model ISO 9001 yang saat ini berlaku adalah versi tahun 2000 yang merupakan hasil penyempurnaan dari versi 1994 oleh Komisi Teknik (TC- 176). Inti dari revisi ini adalah merobah ISO 9000 versi 1987 yang lebih fokus pada kesesuaian sistem dengan dasar 20 klausul (clause base), menjadi Sistem Manajemen berbasis proses (process base) yang lebih fleksibel terhadap modifikasi untuk menjamin kepuasan pelanggan. Perubahan mendasar yang dilakukan pada ISO 9001 versi 2000 ini adalah pada struktur klausulnya yang disederhanakan dari 20 elemen menjadi 5 elemen utama, ditiadakannya ISO 9002 dan ISO 9003, adanya sistem peng- ukuran kepuasan pelanggan, dibukanya saluran komunikasi pelanggan, pengukuran sistem kinerja, pengukuran out- put, item untuk review manajemen yang lebih baik, dan dipergunakannya audit internal sebagai rekomendasi proses im- provement. Fokus utama standard ISO 9000 : 2000 adalah Customer Focus dan Continual Improvement. Selain itu, ISO 9000 : 2000 juga memiliki 8 (delapan) prinsip untuk menjamin pelaksanaan yang efektif di perusahaan, yaitu : Kepemimpinan, Kepuasan Pelanggan, Keterlibatan Karyawan, Perbaikan Terus-Menerus, Pendekatan Proses, Pendekatan Sistem untuk Manajemen, Pengambilan Keputusan Berdasarkan Fakta dan Hubungan yang Saling Memberi Manfaat dengan Pemasok.


B . STRUKTUR DOKUMEN ISO 9000 : 2000

Dalam Standard ISO 9000 telah ditetapkan aturan bahwa perusahaan yang ingin mengimplementasikannya harus mendokumentasikan proses dan aktivitas bisnisnya, yang terdiri dari proses inti (core process), proses pendukung (support process) dan pendokumentasian proses-proses yang dipersyaratkan dalam Standard ISO 9000 (mandatory procedure), yaitu: Dokumen Tingkat I, yaitu Pedoman mutu berisi Garis garis besar kebijakan perusahaan yang terdiri dari Kebijakan Mutu, Sasaran Mutu, Rencana Mutu, Sejarah Perusahaan, Struktur Organisasi, Ruang Lingkup Impelementasi ISO, Klausul Pengecualian, Deskripsi Pekerjaan, dan Daftar Distribusi Dokumen ISO. Dokumen Tingkat II, Prosedur Mutu adalah dokumen yang berisi langkah- langkah proses aktivitas yang meliputi aktivitas lintas departemen atau lintas fungsi. Struktur isi prosedur mutu umumnya terdiri dari : Tujuan, Ruang Lingkup, Definisi, Dokumen Pendukung, Uraian Prosedur, Catatan Mutu, Kriteria Keberhasilan dan Catatan Perubahan atas Dokumen. Dokumen Tingkat III, Standard Operating Pro- cedure dan Instruksi Kerja [work instructions] adalah dokumen yang berisi langkah-langkah teknis dari suatu aktivitas untuk pelaksanaan dan atau pengoperasian peralatan teknis, pengisian formulir dan hal-hal lain yang meliputi lingkup pekerjaan teknis. Esensi dari revisi itu tidak lain adalah untuk: 

(1) Menciptakan ketaha-nan organisasi (organizational resilience) yang memampukan organisasi dalam meng-hadapi kesulitan, kondisi krisis dan turbulensi bisnis; 
(2) Menyesuaikan perubahan ling-kungan (conducive en- vironment) dengan penerapan, model operasi yang adaptif; 
(3) Keseimbangan kinerja (balanced performance) dengan dukungan manusia unggulan dan strategi proses yang efektif; 
(4) yang paling utama adalah untuk menciptakan suatu Open System dari organisasi bisnis terkait dengan l i n g k u n g a n pemilik yang banyak (multiple proprietary environment) yaitu konsumen indiv i d u a l , konsumen industri, masyarakat, shareholder, stakeholder dan terutama pelanggan. Open system tersebut mencakup pula sistem saran, sistem operasi, sistem komunikasi, ruang diskusi, media inovasi dan sistem informasi yang lebih efektif yang me-mampukan orgsnidsdi untuk menangkap setiap peluang baru secara proaktif, mengkaji permintaan pasar secara efektif, mengelola hubungan jangka panjang secara proaktif dan mengakomodasi kebutuhan konsumen secara adaptif.

1. Pengendalian Dokumen………….. diatur dalam klausul 4.2.3
2. Pengendalian Catatan Mutu …..... diatur dalam klausul 4.2.4
3. Audit Internal …………………......... diatur dalam klausul 8.2.2
4. Pengendalian Produk Tidak Sesuai.. diatur dalam klausul 8.3
5. Tindakan Koreksi………………….... diatur dalam klausul 8.5.2
6. Tindakan Pencegahan …………… diatur dalam klausul 8.5.3

L E V E L 1 : P E D O M A N M U T U [ Q U A L I T Y M A N U A L ]
II. LEVEL 2 : P R O S E D U R M U T U [ Q U A L I T Y P R O C E D U R E ]
III. LEVEL 3 : I N S T R U K S I K E R J A [ W O R K I N S T R U C T I O N ]

C. F O R M U L I R S T A N D A R D O P E R A T I N G P R O C E D U R E

STRUKTUR DOKUMEN ISO 9000 : 2000

Sebuah sistem standard pada umumnya akan memiliki tingkatan tertentu yang menunjukkan derajat kepen- tingan dan derajat ekspektasi- nya bagi konsumen (level of preference) dari konsumen. 
Level pertama adalah sistem standart generik, yaitu standart umum yang sudah harus ada dan diterapkan dalam setiap organisasi. 
Level kedua berupa standart expected, yaitu standart - standart tertentu yang diterapkan perusahaan karena standart itu menjadi harapan konsumen. 
Ketiga adalah satandar aughmented, yaitu standar tentang hal-hal lain yang jika diterapkan perusahaan, niscaya konsumen akan memilih produk kita dibanding produk pesaing. Standar ini menjadi nilai "unik" yang membedakan bisnis kita dengan pesaing. Standart keempat adalah potential, yakni standar - standart yang diterapkan perusahaan karena berdasarkan survey teridentifikasi sebagai hal-hal yang diharapkan konsumen (cus tomer perceived value on the future) di masa datang.

ASPEK – ASPEK PENTING YANG OERLU DIPERHATIKA, YAITU SEBGAI BERIKUT :
Aspek finansial adalah
salah satu faktor yang harus dipertimbangkan dalam penerapan sistem manajemen mutu ISO 9000. Pertimbangan yang di- maksud ada dua hal:

1.Peningkatan kinerja internal. Penerapan ISO 9000 harus menjadi stimulus untuk perbaikan proses operasi, rantai nilai dan sistem kerja organisasi. Sejauh pengamatan penulis, aspek yang satu ini masih luput dari kajian dan analisis manajemen. Banyak perusahaan klien penulis yang menerapkan sertifikat ISO 9000 dengan tujuan untuk memperoleh label global recognized, agar tidak ketinggalan trend, tanpa pernah memperhitungkan cost benefit. Yang ideal, perolehan sertifikat ISO 9000 seharusnya diikuti efisiensi aktivitas operasi dan reduksi overhead cost secara signifikan, karena dengan terdokumentasinya setiap aktivitas orgsnisasi dalam quality manual, sys- tem level procedure, procedure, work instruction dan process control activities, setiap proses produksi dan proses operasi adalah proses yang bernilai tambah, sekaligus mereduksi proses tak bernilai tambah yang tidak efisien dan tidak efektif.

2.peningkatan kinerja eksternal. Biaya yang dikeluarkan untuk pengembangan dan sertifikasi sistem mutu masih dianggap sebagai biaya promosi atau biaya pemasaran. Jarang sekali perusahaan yang memasukkan biaya sertifikasi ISO dalam pos biaya investasi. Akibatnya, orientasi karyawan dalam bekerja tidak sepenuhnya dijiwai oleh semangat ISO itu sendiri. Padahal perolehan dan penerapan sertifikat ISO seharusnya dapat memicu perolehan pendapatan perusahaan yang lebih tinggi karena terjadinya proses improvement dalam sistem kerja, sistem operasi, sistem koordinasi dan sistem pembentukan budaya kerja perusahaan yang lebih baik. 
Terdapat tiga pendekatan untuk mengukur efektifitas sistem mutu secara finansial:
1.Pertama, Pendekatan Biaya Mutu.
Pendekatan ini akan menghitung biaya yang berkaitan dengan mutu produk (barang atau jasa), baik secara internal maupun eksternal perusahaan. Elemen biaya internal meliputi biaya untuk tindakan pencegahan dan biaya untuk verifikasi, pengujian dan inspeksi. Biaya yang disebabkan oleh hal-hal tersebut di atas dapat dipostingkan dalam biaya investasi. Elemen biaya internal lainnya adalah biaya kegagalan produk sebelum diserahkan kepada pelanggan, seperti biaya pengerjaan ulang (rework), verifikasi ulang, cetak ulang dan lain sebagainya. Elemen biaya eksternal meliputi biaya yang timbul karena produk yang dikirim tidak sesuai dengan persyaratan sehingga menimbulkan biaya-biaya lain seperti perbaikan, penggantian dan revisi. Semua biaya kegagalan baik internal maupun eksternal harus dihitung sebagai biaya kerugian. Dalam ISO 9001 versi tahun 2000, pendekatan biaya mutu diatur dalam elemen: 

7.3.2. Design and de- velopment Inputs,
7.3.3. Design and development Outputs, 
7.3.4. Design and development Review, 
7.3.5. De- sign and development Verification, 
7.3.6. Design and development Validaton.

2.Kedua, Pendekatan Biaya Proses.

ISO 9001 versi tahun 2000 yang mem- beri penekanan pada process base, berisi pedoman pokok untuk melakukan analisis biaya berdasarkan proses. Berdasarkan proses operasi, biaya yang timbul dapat dikelompokkan menjadi dua macam: Biaya kesesuaian dan Biaya ketidaksesuaian. Biaya kesesuaian adalah biaya yang dibutuhkan untuk memenuhi semua persyaratan pelanggan (customer requirements) dan biaya ketidaksesuaian adalah biaya yang timbul karena terjadinya kegagalan pada proses yang
berakibat pada timbulnya scrap, rework dan reject. Dalam ISO 9001 versi 2000 pen- dekatan biaya proses itu terakomodasi dalam elemen-elemen: 

7.4.1. Purcha- sing Information,
7.5.4. Handling, packaging, storage, preservation and delivery, 
8.5.2. Corrective action, 
8.5.3 Preventive action.

 Pendekatan biaya proses esensinya adalah bagaimana perusahaan mampu mengelompokkan biaya-biaya menjadi dua jenis akibat timbulnya kesesuaian dan ketidaksesuaian yang terjadi pada saat proses produksi berlangsung.

3.Pendekatan Biaya

Kegagalan. Pendekatan ini memfokuskan pada biaya yang ditimbulkan karena adanya kegagalan internal maupun eksternal karena terjadinya mutu produk yang tidak sesuai dengan standar mutu yang ditetapkan, baik produk yang terlihat (tangible) maupun tak terlihat (intangible). Biaya ini harus diperhitungkan dengan cermat mengingat kaitan ke belakangnya yang berdampak signifikan terhadap reve-nue perusahaan. Salah satu jenis kegagalan eksternal yang intangible adalah hilangnya loyalitas pe- langgan. Sedangkan kegagalan internal yang intangible dapat berakibat antara lain penurunan efisiensi kerja karena terjadinya pengerjaan ulang (rework). ISO 9001 versi 2000 mengatur klausula untuk sistem pendekatan biaya kegagalan ini pada elemen 8.3. Control of Nonconformity.

PENUTUP

Untuk implementasi Standard ISO 9000 di Suatu Perusahaan sebaiknya senantiasa dilakukan pengkajian dari sisi finansial. Cost and benefit dikalkulasi melalui analisis finansial secara periodik, sehingga diperolehnya sertifikat ISO seri 9000, dapat bermanfaat bagi manajemen untuk melakukan evaluasi internal secara berkesinambungan. Hal itu juga sesuai dengan prinsip dasar ISO "continuous improvement". Di samping itu, dengan kajian aspek finansial secara berkala ini akan memberikan nilai tambah lain berupa:
• Memudahkan pelaksanaan evaluasi terhadap kecukupan dan efektivitas sistem mutu dari segi finansial (cost and benefit analysis).
• Memudahkan identifikasi terhadap area-area tertentu yang membutuh- kan perhatian dan peningkatan (critical area analysis).
• Memudahkan dalam penetapan sasaran mutu dan anggaran biaya untuk masa-masa yang akan datang (company value analysis).


DAFTAR PUSTAKA
Standard ISO 9001:2000, International Organization for Standardization, Geneve, Swiss Jain,S.C. (1989), “Standardization of International Marketing Strategy:Some
Research Hyphotheses,” 
Journal of Marketing, 53 (January), 70-79 Leanidou, L.C. (1996),”Product Standardization or Adaptation: The Japanese Approach,” Journal of Marketing Practice: Applied Marketing Science 2(4), 53-71. 
Ohmae, Kenichi (2002), “The Invisible Continents,” in (2002) Global Marketing Management Cases and Readings, 3rd edition. R.D Buzzel, J.A. Quelch, and C.A. Bartlett, eds. USA: Addison - Wesley, 53-68.